Urban Legend – Annie96 is typing…

​Creepypasta ini menceritakan dua orang muda mudi yang bercakap-cakap dengan aplikasi chat “whatsapp” hingga salah satu dari mereka mengalami pengalaman menakutkan yang tak bisa dijelaskan dengan akal sehat.
 
annie96: kau sudah tidur?
mcdavey: belum. Kau juga?
annie96: tak bisa …. karena suara angin … bunyinya seperti kucing berkelahi … apa alasanmu?
mcdavey: belajar 😦
annie96: wtf … suara anginnya kencang sekali … benar2 nggak normal
mcdavey: nggak ada angin di sini. Cuman hujan
annie96: Huh enaknya. Aku butuh tidur cantikku! :p
mcdavey: Yup aku rasa kau memerlukannya 😉
annie96: sial sepertinya ada suara langkah kaki di luar jendela kamarku
mcdavey: suruh ayahmu yang galak itu untuk memeriksanya :p
annie96: aku di rumah sendirian sekarang! Bukannya aku sudah memberitahumu kemarin?
mcdavey: benarkah? Sampai kapan. Tahu begitu aku ke rumahmu saja 😀
annie96: jangan becanda! Serius aku mendengar suara langkah kaki di luar tapi aku terlalu takut untuk memeriksanya
mcdavey: jangan lihat ke luar jendela. Bagaimana jika kamu melihat seorang pria tua cabul sedang menatapmu :p
annie96: TIDAK LUCU DAVID!
mcdavey: tenanglah. Aku yakin itu bukan apa-apa
annie96: benatr kuperiksa dulu
mcdavey: jika ada sesuatu yang aneh sebaiknya kau menelepon orang tuamu
annie96: David ada seseorang di taman!!!
mcdavey: benarkah?
annie96: YA! Aku bisa melihat punggungnya…
mcdavey: apa yang ia lakukan?
annie96: mungkin ia sedang mencari sesuatu? Ia sedang berjongkok di semak-semak…
mcdavey: haha mungkin dia sedang mabuk atau apa … mungkin mencari narkobanya :p
annie96: david ini serius! Aku harus bagaimana??
mcdavey: jangan lakukan apapun? Ia mungkin akan pergi sendiri 🙂
annie96: omg sekarang ia sedang menggali dengan tangannya … ia merusak tamanku!
annie96: sial dia menoleh
mcdavey: bagaimana wajahnya?
annie96: DAVID WTF INI TIDAK LUCU
mcdavey: apa??
annie96: MENGAPA KAU MELAKUKAN INI?
mcdavey: apa yang kau katakan??
annie96: aku bisa melihatmu! Di taman rumahku! Bagaimana kau bisa menulis tanpa menyentuh handphonemu? Lihat ke atas! Apa kau melihatku? Aku sedang mengetuk-ngetuk kaca jendela
mcdavey: Fuck annie, kau menakutiku … aku tidak berada di rumahmu sekarang. Itu bukan aku
annie96: BERHENTILAH MENGERJAIKU! Aku bisa melihat wajahmu dan kau sedang mengenakan jaket futbol bodohmu yang selalu kau banggakan itu!
mcdavey: itu pasti seseorang yang mirip denganku. Jujur annie, aku ada di rumah sekarang. aku takkan mengerjaimu seperti itu 🙂
annie96: pasti salah seorang temanmu david sedang memainkan lelucon sakit. Siapa saja orang lain yang bisa mengenakan jaket seperti itu
mcdavey: banyak yang memakai jaket seperti itu! Namun tak ada kok temanku yang mirip denganku. Ah akui saja itu pasti gara2 kau sedang memikirkanku 😉
annie96: omg dia menggali lagi
mcdavey: annie, bukannya kamu punya senjata di rumahmu?
annie96: jangan bodoh david. Aku tak bisa menembak siapapun.
mcdavey: kau tak harus menggunakannya. Tunjukkan saja bahwa kau memilikinya. Itu akan membuatnya takut
annie96: bukannya jaketmu ada namamu di belakangmu?
mcdavey: ya semua anggota tim punya satu dengan nama mereka di belakangnya
annie96: aku bisa melihat namamu!!!
mcdavey: apa
annie96: WHAT THE HELL DAVID
mcdavey: Annie jaketku ada di lemariku…
annie96: SIAL DIA MELIHATKU
annie96: MENGAPA DIA TERSENYUM SEPERTI ITU
annie96: DIA DATANG
mcdavey: PANGGIL POLISI!!!
mcdavey: ANNIE?!
mcdavey: ANNIE AYO JAWAB
mcdavey: aku sudah memanggil polisi. Aku mengatakan ada yang mendobrak masuk ke rumahmu. Mereka mengatakan akan segera datang, namun butuh waktu setengah jam
mcdavey: annie kau ada di situ?
annie96: ia ada di dalam rumah. Aku tak bisa bicara, harus diam. Lampu mati, aku ada di dalam lemari dengan pisau. Sulit untuk mengetuk. Aku gemetaran
mcdavey: bertahanlah annie polisi akan datang dalam 20 menit … apa kau tahu dimana laki2 itu sekarang?
annie96: makhluk itu. Wajahnya saat ia melihatku … tak ada manusia yang terlihat seperti itu ….
mcdavey: ya tuhan apa dia tahu dimana kau sekarang?
annie96: tidak aku mengambil pisau saat aku melihatna berlari ke arah rumah dan aku bersembunyi di dalam lemari ketika aku mendengar ia mendobrak masuk
mcdavey: ok kau baik2 saja. Mungkin saja dia mabuk dan ia pasti tak memiliki otak untuk mencarimu di dalam lemari … polisi akan segera datang
annie96: ya tuhan ia memanggilku
annie96: suaranya tidak seperti suaramu david
annie96: suaranya sangat dalam
annie96: mengisi rumah
annie96: mengisi kepalaku
mcdavey: apa yang ia katakan?
annie96: “keluarlah annie.”
annie96: “aku hanya ingin melihatmu.”
annie96: ia mengulanginya terus-menerus
annie96: apa aku sudah gila david?
annie96: apa ini rasanya menjadi gila?
mcdavey: tinggal 10 menit lagi annie! Kau akan baik2 saja. Kau kuat … kau pasti bisa melalui semua ini!
annie96: ia datang menaiki tangga … sangat pelan … langkahnya sangat tidak teratur
annie96: mengapa ia harus mirip sepertimu david? mengapa??
mcdavey: aku tak tahu annie!! Kumohon percayalah
annie96: bisakah kau membuatnya berhenti?
annie96: kumohon buatlah ia berhenti?
mcdavey: jika aku bisa aku akan melakukannya
annie96: ia ada di ujung lorong
annie96: david aku tak mengatakan apapun pada orang tuaku saat mereka pergi
annie96: aku sedang mendengarkan musik
annie96: apa itu saat terakhir aku bertemu mereka?
mcdavey: annie
annie96: ini pasti ada hubungannya denganmu david … hanya kau yang bisa membuatnya berhenti … berpikirlah..
mcdavey: AKU TAK TAHU ANNIE DEMI TUHAN
annie96: kumohon …
mcdavey: mungkin ini karena … karena aku terus memikirkanmu
mcdavey: aku memikirkanmu setiap saat
annie96: kalau begitu berhentilah.
mcdavey: aku tak tahu bagaimana caranya
annie96: ia menggaruk dinding dengan sesuatu … ia mendekat … kumohon lakukan sesuatu david..
mcdavey: aku mencobanya
annie96: ia semakin pelan. Cobalah lagi.

annie96: apapun yang kau lakukan sepertinya berhasil.
annie96: ia berhenti. Aku tak bisa mendengarnya lagi
mcdavey: benarkah? Jangan keluar tetap di sana sampai polisi datang!
annie96: apa yang harus kukatakan pada mereka jika mereka datang?
mcdavey: SEMUANYA annie SEMUANYA yang kau kau katakan kepadaku
annie96: aku tak tahu kau memiliki perasaan seperti itu terhadapku David 🙂
mcdavey: aku sangat lega semua telah berakhir
annie96: bisakah besok malam aku ke tempatmu David? Aku benar-benar ingin menemuimu 🙂
mcdavey: tentu saja annie
annie96: Hebat! Aku tak sabar lagi!
mcdavey: annie…
mcdavey: annie bagaimana aku tahu ini benar-benar kamu?
Annie96 went offline.

Sumber:  MengakuBackpacker

Urban Legend – 21 And Still Counting

​Suatu hari seorang gadis muda tengah menunggu di sebuah stasiun kereta ketika ia mendengar seseorang bergumam di belakangnya. Ia berbalik dan melihat seorang wanita duduk di sebuah bangku. Gadis itu menyadari saat itu hanya ada mereka berdua di stasiun tersebut.

Wanita itu sangat aneh, pikir gadis itu. Wanita itu berumur 40-an dan duduk dengan tidak tenang. Ia menggoyang-goyangkan badannya ke depan dan ke belakang sambil bergumam,

“21…21…21…”.
Gadis itu bisa melihat kalau wanita itu terlihat agak “stress”, bahkan mungkin gila.
Ia berniat untuk mengacuhkan saja wanita itu. Namun wanita itu terus saja bergumam,

“…21…21…21…”
Lama-kelamaan gadis itu menjadi penasaran. Iapun bangkit dari kursinya dan menghampiri wanita itu.

“Ibu, apa yang sedang ibu hitung?”
Wanita itu tak menjawab, bahkan tak menatap gadis itu. Ia hanya terus bergumam,

“….21….21…21….”
Gadis itu melihat di sekitarnya, mencoba mencari tahu apa yang sedang wanita itu hitung. Di saat yang sama, gadis itu heran. Jika ia memang menghitung sesuatu, mengapa angkanya selalu sama.
Kemudian terdengar suara kereta datang.
Tiba-tiba saja wanita itu menerjang gadis muda dan mendorongnya ke arah rel.
“Aaaaaa!!!” teriak gadis itu, namun terlambat. Kereta yang melaju kencang itu terlanjur menyambar tubuhnya.
Warna merah dari darah gadis itu bercipratan hingga ke dinding dan kursi-kursi di stasiun itu.
Wanita itu kembali duduk seolah tak terjadi apa-apa dan mulai bergumam.

“…22….22…22…”
Sumber: Mengakubackpacker

Urban Legend – The Ribbon

Alkisah, ada seorang wanita yang sangat cantik dan sangat dikagumi oleh para pria yang hidup di daerah sekitar tempat tinggalnya. Namun ada yang aneh dengan gadis itu. Ia selalu saja memakai sebuah pita merah di lehernya. Entah mengapa gadis itu melakukannya, tak ada yang tahu alasannya. Gadis itu juga selalu menolak menceritakan alasan mengapa ia selalu mengikatkan pita merah di sekeliling lehernya.

Hingga suatu hari ia jatuh cinta dengan seorang pria dan pria itu membalas cintanya.

Tentu sang pria sangat senang mendapatkan kekasih yang sangat cantik. Namun ia sangat penasaran mengapa gadis itu selalu memakai pita merah di lehernya.

“Mengapa kau selalu memakai pita merah itu?” tanya sang pria.

Gadis itu enggan menjawab.

“Akan kuceritakan padamu jika kita menikah nanti.”

Beberapa bulan berlalu dan kedua pasangan itu kemudian bertunangan dan akhirnya menikah. Namun setelah menikah pun, gadis itu tetap mengingkari janjinya untuk menceritakan alasan mengapa ia selalu memakai pita merah.

Sang pria tak pernah mendesak istrinya untuk menceritakannya agar istrinya itu tidak marah. Namun ia masih saja sangat penasaran. Apalagi ia memperhatikan bahwa istrinya itu tak pernah sekalipun melepas pita merah, tidak saat ia tidur bahkan saat sedang mandi.

Hingga suatu saat ia melihat sang istri sedang tertidur lelap.

Karena penasaran, sang suami mendekatinya dari sisi ranjang dan perlahan-lahan melonggarkan pita merah yang melilit di leher istrinya itu.

Karena istrinya tampak tak menyadarinya, sang pria pun melepaskan dan menarik pita merah itu dari leher istrinya.

Tiba-tiba …

“Glundung …”

Kepala istrinya terlepas dari lehernya dan menggelinding di lantai.
Sumber: Mengakubackpacker

Urban Legend – Wristband

Di Korea, terdapat peraturan yang berlaku di semua rumah sakit. Ketika pasien masih hidup, gelang berwarna putih diikatkan di lengan kanan mereka. Gela ngitu berisi nama pasien serta informasi lainnya. Namun ketika pasien meninggal, gelang itu dilepas dan digantikan dengan sebuah gelang merah yang diikatkan di lengan kiri sebelum jenazahnya dibawa ke kamar mayat.

Kisah ini terjadi pada seorang dokter yang sedang shift malam di sebuah rumah sakit.
Ia akhirnya menyelesaikan shift malamnya pukul 2 dini hari dan merasa sangat lelah. Rumah sakit tampak sangat sepi sebab pada jam 2 dini hari, tentu semua pasien sedang terlelap dan sebagian besar perawat juga telah pulang.
Ia menyalakan lift dari lantai lima untuk turun ke basement, dimana mobilnya diparkir. Di dalam lift hanya tampak seorang wanita tua.
Ia berdiri di samping wanita tua itu, yang tampaknya juga ingin turun di basement.

Begitu lift mereka sampai di basement, pintu lift terbuka dan tampak seorang pria berpakaian putih.

Wanita yang tadi bersamanya hendak keluar dari lift.
Dokter itu melihat sesuatu di tangan pria itu. Segera ia menarik wanita yang tadi bersamanya kembali ke dalam lift. Dengan panik ia menekan tombol ke lantai lima dan pintu lift pun tertutup.

“Hei, ada apa denganmu?” wanita itu tampak marah karena dokter itu menariknya masuk kembali.

“Anda beruntung saya tadi tidak membiarkan anda keluar.” Ujar dokter itu. “Anda tidak melihat, di tangan kiri pria tadi ada gelang merah? Berarti dia sudah meninggal!”

“Gelang merah?” tanya wanita itu sambil menunjukkan tangan kirinya.

“Maksudmu seperti ini?”
Sumber: Mengakubackpacker